Mengintip Bioskop Pertama di Saudi Arabia: Catatan Perjalanan Pusbangfilm Kemendikbud

Riyadh 6/5. Penjajagan kerjasama perfilman Indonesia di Saudi menjadi salah satu agenda pembahasan dalam kunjungan Kemendikbud ke KBRI Riyadh tahun ini. Kemendikbud hadir atas undangan Duta Besar RI di Riyadh, Agus Maftuh Abu Gabriel, dalam rangka penyelenggaraan malam diplomasi budaya bertajuk Indonesia Night in Bamboo Harmony, 3 dan 4 Mei.  Untuk pembahasan kerjasama bidang perfilman, Kemendikbud diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Pengembangan Perfilman, Kholid F ...

Selengkapnya

Film "Pagar Kawat Berduri" di Mata Internasional

Pusat Pengembangan Perfilman mengikuti acara SEAPAVAA (South East Asia-Pacific Audio-Visual Archive Association) ke-22 dan Restorasi Asia yang ke-V yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada tanggal 6 s.d 12 April 2018. SEAPAVAA merupakan organisasi asosiasi profesional dan individu yang terlibat atau tertarik dalam pengembangan pengarsipan audio visual di Asia Tenggara dan Pasifik, dan tema di tahun ini mengangkat tentang pengarsipan audio visual yang melampaui batas, selain konferensi m ...

Selengkapnya

Outbound Pusat Pengembangan Perfilman Kemdikbud RI: Becoming to be Woww!

Becoming to woww merupakan tujuan outbound yang diadakan Pusat Pengembangan Perfilman Kemdikbud RI kali ini pada tanggal 5-7 April 2018 di Hotel Neo+, Sentul City. Acara yang berlangsung selama 3 hari 2 malam, telah banyak memberikan semangat baru bagi seluruh pimpinan dan pegawai. Diawali acara pembukaan oleh Abu Chanifah selaku Kepala Subbagian Keuangan dan Rumah Tangga Pusat Pengembangan Perfilman, dilanjutkan dengan sambutan dari Maman Wijaya selaku Kepala Pusat Pengembangan Perf ...

Selengkapnya

PRESIDEN JOKO WIDODO: BENTUK SMK PERFILMAN JELANG HARI FILM NASIONAL KE-68

Jelang Hari Film Nasional ke 68, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy untuk membentuk SMK Perfilman. Presiden menilai bahwa desakan untuk membentuk SMK Perfilman ini guna membuka lapangan pekerjaan karena dalam pembuatan film nasional sedang kekurangan kru, maka kekurangan-kekurangan ini harus juga diisi dengan yang berkompeten.

Hal ini karena adanya penelitian dengan hasil bahwa dalam dua tahun terakhir, fil ...

Selengkapnya

Digitalisasi, Restorasi dan Pengelolaan Arsip Film: Tidak Hanya Menyelamatkan, Tetapi Juga Memasyarakat Film

Yogyakarta, Maret 2018. Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) Kemendikbud RI  beserta beberapa pemangku kepentingan seperti peneliti, dosen dan sineas perfilman mengadakan penyusunan Rekomendasi Teknis Digitalisasi, Restorasi dan Pengelolaan Arsip Film di Hotel Neo Awana Yogyakarta.

Penyusunan tersebut dilakukan atas gagasan untuk melestarikan ingatan kolektif mengenai—salah satunya—budaya masyarakat lewat film-film yang diproduksi di masa-masa tertentu. Sepert ...

Selengkapnya