Ditjenbud Kemendikbud Menetapkan 150 Warisan Budaya Takbenda Baru di Tahun 2017

Rabu malam (4/10/2017), dalam rangka memajukan kebudayaan nasional dan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud, menetapkan 150 Warisan Budaya Takbenda dari 416 usulan yang masuk melalui Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Dengan demikian, total Warisan Budaya Takbenda yang telah ditetapkan sejak 2013-2017 adalah 594 warisan.

Penetapan tersebut merupakan hasil proses kerja panjang tim ahli yang berjumlah 15 orang yang telah melakukan penelitian langsung ke daerah-daerah. Penentuan ini melibatkan pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas. Salah satu pertimbangan penetapan adalah keunikan dan kekhasan budaya suatu daerah.

Lima domain yang sesuai dengan Konvensi 2003 UNESCO tentang Safeguarding of Intangible Cultural Heritage yang sudah diratifikasi oleh Indonesia pada tahun 2007 melalui Peraturan Presiden no.78 tahun 2007 tentang Pengesahan Convention for the Safeguarding of Intangible Cultural Heritage meliputi:

  1. tradisi dan ekspresi lisan (termasuk Bahasa);
  2. seni pertunjukkan;
  3. adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan;
  4. pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta;
  5. kemahiran kerajinan tradisional

“Penetapan ini adalah langkah awal. Kehadiran Bapak-Ibu (perwakilan daerah/gubernur) sangat diharapkan dalam rangka terus mengembangkan budaya tersebut. Harapannya, ada inisiatif dari pemerintah setempat untuk mengintegrasikan budaya-budaya tersebut ke bidang pendidikan atau diperkenalkan di sekolah,” ujar Direktur Jenderal Kebudyaan Hilmar Farid dalam acara malam Perayaan dan Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2017di Gedung Kesenian Jakarta.

Pada tahun ini, D.I. Yogyakarta ditetapkan sebagai propinsi yang terbanyak menadapatkan sertifikat WBTb dengan mencatatkan 18 tradisi daerah. Badui, Bancakan Bayi Yogyakarta, Tenun Serat Gamplong dan Wayang Topeng Pedalangan merupakan beberapa tradisi dari D.I. Yogyakarta yang diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Selain D.I. Yogyakarta, beberapa daerah lain dengan warisan budaya takbenda terbanyak diantaranya adalah Riau sebanyak 11 budaya, Jambi 10 budaya dan Kalimantan Barat 9 budaya. Daerah-daerah lain yang menerima sertifikat WBTb antara lain DKI Jakarta, Banten, Sumatera Barat, Aceh, Riau, Maluku, dan lain sebagainya. (CN)