Malam Nominasi FFI 2017: Puluhan Nominasi dari 22 Kategori

Festival Film Indonesia (FFI) akan dilaksanakan pada 11 November 2017 di Manado, Sulawesi Utara. Oleh karena itu, panitia pelaksana pada Kamis (5/10/2017) kemarin menyelenggarakan Malam Pengumuman Nominasi FFI 2017 di Raffles Hotel Jakarta.

Acara tersebut diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari beberapa tahapan seleksi yang berlangsung dari awal Agustus 2017 yang melibatkan asosiasi profesi dan komunitas film. Acara yang dihadiri insan perfilman dan seluruh stakeholder yang terlibat tersebut, merupakan ajang untuk mengumumkan puluhan nominasi dari 22 kategori. Tahun ini, film Pengabdi Setan dan Kartini meraih nominasi terbanyak yang masing-masingnya meraih 13 nominasi.

Kategori nominasi pada FFI 2017 kali ini antara lain:

  1. Film Terbaik,
  2. Sutradara Terbaik,
  3. Penulis Skenario Asli Terbaik,
  4. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik,
  5. Pengarah Sinematografi Terbaik,
  6. Pengarah Artistik Terbaik,
  7. Penata Efek Visual Terbaik,
  8. Penyunting Gambar Terbaik,
  9. Penata Suara Terbaik,
  10. Penata Musik Terbaik,
  11. Pencipta Lagu Terbaik,
  12. Penata Busana Terbaik,
  13. Penata Rias Terbaik,
  14. Pemeran Utama Pria,
  15. Pemeran Utama Wanita,
  16. Pemeran Pendukung Pria,
  17. Pemeran Pendukung Wanita,
  18. Pemeran Anak,
  19. Film Pendek Terbaik,
  20. Film Animasi Pendek Terbaik,
  21. Film Dokumenter Panjang Terbaik, dan
  22. Film Dokumenter Pendek Terbaik.

Pengumuman nominasi dibacakan oleh pelaku perfilman tanah air seperti Morgan Oey, Anggy Umbara, Wulan Guritno, Ayushita, dan Hengky Sulaiman. Hadir juga Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Maman Wijaya, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid dalam acara malam itu.

“Malam ini menjadi penting karena seluruh stakeholder mulai dari pemerintah hingga insan perfilman dapat berkumpul. Mari kita jadikan FFI tahun 2017 ini sebagai batu pijakan festival Indonesia dan film Indonesia agar menjadi lebih berkilau di masa yang akan datang,” ujar Hilmar Farid saat memberi sambutan singkatnya.

Kurang lebih 100 judul film yang terdiri dari Film Cerita Panjang, Film Dokumenter, Film Pendek dan Film Animasi diperhitungkann untuk penetapan nominasi. Seluruh film itu beredar melalui jaringan distribusi Bioskop dan Non-Bioskop di wilayah Indonesia sejak Oktober 2016 hingga akhir September 2017. Sementara, proses penjurian akan berlangsung secara online yang mengutamakan tiga kriteria sebagai dasar penilaian yakni, kejernihan gagasan dan tema; teknis dan estetika; dan profesionalitas.

"Film-film yang menjadi nominator akan dipilih atas dasar gagasan dan estetika serta profesionalisme dari penilaian 75 juri mandiri dari kalangan pemangku kepentingan perfilman. Mereka mulai bekerja tanggal 10-24 Oktober akan memilih 1 terbaik dari 22 kategori yang siap meraih Piala Citra. Penjurian dilaksanakan dengan bantuan teknologi internet yang telah diujicoba oleh juri seperti Amaroso Katamsi, Jajang C Noer dan senior juri lainya,” papar Riri Riza sebagai Ketua Dewan Juri FFI 2017. (CN)


Daftar Lengkap Nominasi FFI 2017

Penata Busana Terbaik - Anggia Kharisma - Filosofi Kopi 2: Ben & Jody - Dara Asvia - Sweet 20 - Gemailla Gea Geriantiana - Night Bus - Isabelle Patrice - Pengabdi Setan - Retno Ratih Damayanti - Kartini

Penata Rias Terbaik - Cherry Wirawan - Night Bus - Cherry Wirawan, Dian Anggraini - Gerbang Neraka - Cika Rianda - Posesif - Darwyn Tse - Pengabdi Setan - Darto Unge - Kartini

Pengarah Artistik Terbaik - Allan Sebastian - Kartini - Allan Sebastian - Pengabdi Setan - Benny Lauda - Filosofi Kopi 2: Ben & Jody - Vida Sylvia - Sweet 20

Penata Efek Visual Terbaik - Amrin Nugraha - Night Bus - Epix Studio, Postima, Mag - Rafathar - Finalize Studios (Heri Kuntoro, Abby Eldipie) - Pengabdi Setan - Fixit Works (Dana Riza & Faranas Irmal) - The Doll2 - Orangeroom Cs - Gerbang Neraka

Penata Musik Terbaik - Aghi Narottama, Tony Merle, Bemby Gusti - Pengabdi Setan - Ivan Gojaya - Galih dan Ratna - Mc Anderson - Filosofi Kopi 2: Ben & Jody - Thoersi Argeswara - Pasukan Garuda: I Leave My Heart In Lebanon - Tya Subiakto - Mooncake Story

Pencipta Lagu Terbaik - Isyana Sarasvati - "Sekali Lagi" - Critical Eleven - Melly Goeslaw - "Dalam Kenangan" - Surga yang Tak Dirindukan 2 - Mada The Overtunes - "Senyuman dan Harapan" - Cek Toko Sebelah - The Spouse - "Kelam Malam" - Pengabdi Setan

Penata Suara Terbaik - Dwi Budi Priyanto, Khikmawan Santosa - Pasukan Garuda: I Leave My Heart In Lebanon - Khikmawan Santosa - Kartini - Khikmawan Santosa, Anhar Moha - Pengabdi Setan - Khikmawan Santosa, Mohamad Ikhsan Sungkar, Madunazka - Cek Toko Sebelah - Khikmawan Santosa, Mohamad Ikhsan Sungkar, Suhadi - Critical Eleven - Wahyu Tri Purnomo, Jantra Suryaman - Night Bus

Penyunting Gambar Terbaik - Aline Jusria - Sweet 20 - Arifin Cuunk - Pengabdi Setan - Cesa David Luckmansyah - Cek Toko Sebelah - Kelvin Nugroho, Sentot Sahid - Night Bus - Ryan Purwoko - Critical Eleven - Wawan I Wibowo - Kartini - W Ichwandiardono - Posesif

Film Animasi Pendek Terbaik - Darmuji 86: Bhineka di Persimpangan - Ahmad Hafidz Azro'i - Kaie and The Phantasus's Giants - Ahmad Hafidz Azro'i - Lukisan Nafas - Fajar Ramayel - Make a Wish - Salsabilla Aulia Rahma - Mudik - Calvin Chandra, Ardhira Anugrah Putra, Alfonsus Andre, Aditya Prabaswara

Film Pendek Terbaik - Amak - Ella Angel - Babaran - Meilani Dina Pangestika - Buang - Eugene Panji - Jendela - Randi Pratansa - Kleang Kabur Kanginan - Riyanto Tan Ageraha - Lintah Darat - Putri Zakiyatun Ni'mah - Nyathil - Anggita Dwi Martiana - Pentas Terakhir - Triyanto 'Genthong- Hapsoro - Ruah - Mabul Mubarak - Salam Dari Kepiting Selatan - Zhafran Solichin

Film Dokumenter Pendek Terbaik - Anak Koin - Chrisil Wntiasri - Dluwang: The Past From The Trash - Agni Tirta - Living In Rob - Fuad Hilmi - Sepanjang Jalan Satu Arah - Bani Nasution - Solastalgia - Kurnia Yudha F. - Songbird: Burung Berkicau - Wisnu Surya Pratama - The Unseen Words - Wahyu Utami Wati

Film Dokumenter Panjang Terbaik - Balada Bala Sinema - Yuda Kurniawan - Banda: The Dark Forgotten Trail - Jay Subiyakto - Bulu Mata - Tony Trimarsanto - Ibu (An Extraordinary Mother) -. Patar Simatupang - Negeri Dongeng - Anggi Frisca - Tarling Is Darling - Ismail Fahmi Lubis

Penulis Skenario Asli Terbaik - Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah - Gina S. Noer - Posesif - Joko Anwar, Ernest Prakasa, Bene Dion Rajaguguk - Stip dan Pensil - Nurman Hakim, Zaim Rofiqi, Ben Sohib - Bid'ah Cinta - Raditya Dika - Hangout

Penulis Skenario Adaptasi Terbaik - Bagus Bramanti, Hanung Bramantyo - Kartini, didasarkan pada kisah hidup R.A Kartini - Fathan Todjon, Lucky Kuswandi - Galih dan Ratna, adaptasi novel Gita Cinta dari SMA karya Eddy D Iskandar - Joko Anwar - Pengabdi Setan, didasrkan pada film Pengabdi Setan (1980) - Rahadi Mandra, Teuku Rifnu Wikana - Night Bus, adaptasi cerita pendek Selamat karya Teuku Rifnu Wikana - Upi - Sweet 20, adaptasi dari skenario film Miss Granny (2014) karya Shin Dong-ICK, Hoon Young-Jeong, Dong Hee-Sun, Hwang Dong-Hyuk

Pengarah Sinematografi Terbaik - Amalia T.S. - Galih dan Ratna - Anggi Frisca - Night Bus - Batara Goempar - Posesif - Faozan Rizal - Kartini - Ical Tanjung - Pengabdi Setan

Pemeran Anak Terbaik - Aish Nurra Datau - Iqro: Petualangan Meraih Bintang - Bima Azriel - Surat Kecil untuk Tuhan - Muhamad Iqbal - Stip dan Pensil - Muhammad Adhiyat - Pengabdi Setan - Muhammad Razi - Surau dan Silek - Neysa Chandra Melisenda - Kartini

Pemeran Pendukung Wanita Terbaik - Adinia Wirasti - Cek Toko Sebelah - Christine Hakim - Kartini - Cut Mini - Posesif - Djenar Maesa Ayu - Kartini - Marissa Anita - Galih dan Ratna - Niniek L. Karim - Sweet 20 - Widyawati Sophiaan - Sweet 20

Pemeran Pendukung Pria Terbaik - Alex Abbad - Night Bus - Dion Wiyoko - Cek Toko Sebelah - Slamet Rahardjo - Sweet 20 - Tyo Pakusadewo - Night Bus - Yayu Unru - Posesif

Pemeran Utama Wanita Terbaik - Adinia Wirasti - Critical Eleven - Dian Sastrowardoyo - Kartini - Putri Marino - Posesif - Sheryl Sheinafia - Galih dan Ratna - Tatjana Saphira - Sweet 20

Pemeran Utama Pria Terbaik - Adipati Dolken - Posesif - Deddy Sutomo - Kartini - Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah - Teuku Rifnu Wikana - Night Bus

Sutradara Film Terbaik - Edwin - Posesif - Emil Heradi - Night Bus - Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah - Hanung Bramantyo - Kartini - Joko Anwar - Pengabdi Setan - Ody C. Harahap - Sweet 20

Film Terbaik - Cek Toko Sebelah - Kartini - Night Bus - Pengabdi Setan - Posesif