PELUNCURAN FILM HASIL RESTORASI KARYA WIM UMBOH DAN MISBACH JUSA BIRAN: BINTANG KETJIL TAHUN 1963

2018-12-19 08:48:44

Pusat Pengembangan Perfilman dibawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan peluncuran film hasil restorasi “Bintang Ketjil” yang diproduksi tahun 1963. Acara peluncuran dilaksanakan di CGV FX Sudirman tepat pada tanggal 18 Desember 2018.

Restorasi sendiri bermakna untuk memulihkan keadaan yang sudah kurang baik menjadi lebih baik serupa dengan keadaan sebelumnya. Terkait dengan itu, film-film Indonesia yang sudah mencapai umur lebih dari 50 tahun perlu direstorasi atau diperbaiki agar dapat dinikmati generasi saat ini. Hal utama yang menjadi perhatian adalah film yang merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa harus dilestarikan dan menjadi tanggung jawab bersama anak bangsa untuk menjaga aset negara.

Dr. Maman Wijaya, M.Pd selaku Kepala Pusat Pengembangan Perfilman menekankan, “Pada tahun ini kami melakukan restorasi film Bintang Ketjil. Kegiatan penyelamatan dan restorasi aset seni budaya ini sangat penting, untuk itu kami terus melakukan penyelamatan dan restorasi arsip film nasional Indonesia.” Lebih lanjut, Maman Wijaya juga mengajak berbagai pihak untuk mendukung usaha penyelamatan film klasik termasuk sosialisasi untuk film-film yang telah direstorasi.

Film yang telah berusia 55 tahun ini memberikan warna tersendiri bagi perfilman Indonesia dari masa ke masa. Bintang ketjil merupakan film karya Wim Umboh dan Misbach Jusa Biran menjadi film anak-anak pertama di Indonesia. Memantulkan kehidupan pada tahun 1963 dalam film, sangat menyita perhatian bagi penontonnya untuk ikut merasakan suasana pada jaman itu. Koes Bersaudara yang tampil dalam film tersebut juga menambah nilai sejarah dan seni untuk generasi penikmati film masa kini.

Peluncuran film hasil restorasi turut menghadirkan anak-anak dari Wim Umboh, yaitu Maria Umboh dan William Umboh. William menceritakan pengalaman dan kenangan karya ayahandanya yang tersirat dalam film ini, “Papa itu punya kisah cerita anak-anak yang memang cukup sedih, beliau yatim piatu di usia tujuh atau sembilan tahun.” Beliau juga menyampaikan bahwa kisah yang selalu menyentuh dalam karya Wim Umboh tidak terlepas dari kisah anak-anak, kisah orang tua Ayah dan Ibu, dan tentang cinta.

Tags
Paling Populer
img
2018-08-16 16:35:11
Terbaru
img img img img img img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img